Sabtu, 29 Oktober 2011


Medan, Mari Berkebun ... !!!





Inilah komunitas Medan Berkebun, yang saat ini sedang giat bkerjasama membuat kebun di keramaian kota Medan, 


tepatnya di komplek perumahan Tasbih, Ringroad, Medan, lahan telah dibuka.
Kumpulan dari beberapa  komunitas (Slankers Medan, Mhsswa/i arsitek USU, Mhasswa/i FP USU, Blogger Medan, DJ medan, dan penggiat lainnya) yang bergabung dalam 1 komunitas ini merupakan "pion project" untuk menciptakan lahan hijau di tengah kota yang tentunya memberikan manfaat bagi komunitas/warga sekitar.  Kami sudah memulai persemaian bbrapa jenis tanaman sayuran, seperti sawi dan kangkung pada tanggal 23 Oktober 2011. 


Komunitas Medan Berkebun ini merupakan cabang dari gerakan Indonesia Berkebun yang awalnya tergerak di Jakarta (Jakarta Berkebun) pada bulan Februari 2011 silam di kawasan The Royale Springhill Residence, Kemayoran.  

Awal pembukaan lahan ini membakar semangat muda kami (komunitas), Dengan hanya bermodalkan 3-4 buah cangkul, kami bekerjasama (bergantian) mengolah lahan yang awalnya dipenuhi ilalang dan semak belukar, 





Konsep pembuatan model kebun akan dibantu oleh mahasiswa Arsitek FP USU, dan kami (mhsswa Pertanian FP USU) senantiasa berbagi illmu Berkebun yang baik (yang kami dapat selama pembelajaran di kampus).

Keterbatasan lahan yang kami kelola membuat kami tergerak untuk menerapkan Vertikultur, vertikultur adalah pola  bercocok tanam yang menggunakan wadah tanam vertikal untuk mengatasi keterbatasan lahan.






Dimanapun kita bisa berkebun, "Berkebun gak Harus Punya Kebun". Kalo kita gak punya kebun, tanam di pot, kalo gak punya pot, ya tanam saja di kaleng bekas atau botol aqua. 

Medan Berkebun memanfaatkan luasan lahan yang terbengkalai, baik tanah-tanah yang tidak terurus, yang belum dibangun, atau bekas sisa-sisa pembuangan, sehingga dapat difungsikan sebagai                                 Ruang Terbuka Hijau (RTH), 

Kegiatan pengembangan lahan masih mengandalkan komunitas , misalnya ada yang menyumbang kebutuhan benih, bibit, bakal media tanam (paralon, pondasi kayu,dsb), bahkan tenaga kerja pun  menggunakan jasa fisik komunitas.  Tapi untuk kedepannya, kami berharap dapat serius secara ekonomi dengan menjual hasil panenan kebun. Dimana hasilnya bisa untuk keberlangsungan komunitas juga untuk membeli benih dan bibit baru. 

Kebun yang nantinya terbuka untuk umum ini diharapkan menarik rasa peduli masyarakat untuk menghijaukan Indonesia, khususnya kota Medan, Kami pun akan menampung aspirasi serta berbagi pengalaman dengan anda.  








3 komentar:

  1. mantap.. go green, hijaukan Medan kita

    BalasHapus
  2. kalau mau ikutan daftar dimana ya?
    saya dan temen tertarik banget.

    BalasHapus
  3. anonim : twitt aja ke twitter kami di @mdnberkebun
    oke ?? nama admin twitter nya "fikri"

    BalasHapus